Bagi kalangan orang tertentu yang menjadikan optimasi sebagai sebuah ‘tool’ untuk menyelesaikan permasalahan ,mungkin ini bisa menjadi ‘angin segar’ buat mereka, ya.. berdasarkan dari berbagai referensi yang saya baca (terpaksa karena tuntutan TA) pada tahun 1995, Russel Eberhart dan James kennedy mempresentasikan metode optimasi temuannya karena terinspirasi oleh tingkah laku dari sekelompok burung atau ikan (bird or fish flocking) yang kemudian dikenal dengan nama Partice Swarm Optimization (PSO)
PSO ini merupakan metode optimasi stokastik berdasarkan pada konsep populasi (sekumpulan burung,ikan,lebah, dll) yang bisa digunaan untuk menyelesaikan permasalahan non linier dan memiliki berbagai keunggulan yaitu lebih cepatnya mencapai konvergensi bila dibandingkan dengan metode heuristik yang lain.PSO diinisialisasi dengan sebuah populasi dari solusi-solusi acak dan mencari solusi yang paling optimal dengan membaharui anggota populasi (namanya aja population base concept , he3x…)
Analoginya seperti ini :
Jalan yang paling efektif adalah dengan mengikuti burung yang posisinya paling dekat dengan makanan.
yup, itulah jalan algoritma dari Particle Swarm optimization ini ,bisa dibayangkan kan klo sebenernya, didalam dunia ini masih banyak misteri alam yang Tuhan berikan kepada hamba-hambanya dan harus kita gali lebih dalam …dalam…dan dalam lagi agar kita bersyukur kepada-Nya

Setiap solusi acak pada permasalahan populasi ini disebut sebagai ‘particle’ dimana :
Setiap particle tersebut bergerak dalam suatu ruang masalah.
Satu particle memiliki nilai terbaiknya yang telah dicapai yang disebut dengan pbest (position best)
Nilai terbaik yang dicapai dalam populasi disebut sebagai gbest (global best)
Particle memiliki velocity yang akan mengubah arah dari particle pada setiap iterasinya
Algoritma PSO yang mendasar memiliki persamaan velocity :
vi( t+1 ) = vi( t ) + C1i * R1i * ( pi-xi( t ) ) + R2i * C2i * ( G-xi( t ) )
dan posisi:
xi( t+1 ) = xi( t ) + vi( t+1 )
dimana :
i = index particle
t = iterasi
v = velocity dari particle ke-i
x = posisi dari particle ke-i
p = posisi terbaik dari partikel ke-i (pbest)
G = posisi terbaik dari swarm (gbest, terbaik dari semua particle)
C1,2 = Learning rates
R1,2 = bilangan acak dengan interval [0,1]
Semoga bermanfaat
I’ll see you soon………………
June 3, 2008 at 5:56 pm
go go denny go!!!!!
June 23, 2008 at 5:47 pm
makjang… saking stresnya sampe2 dibuat di blog beserta rumusnya…
ampun den ampun… aq ga ngerti..
heheheh
ni blog aq yang baru
difypurba.wordpress.com
update ya linnya di blog mu hehehe
September 26, 2008 at 3:51 pm
Smangat Den,.,.
ckckck ampe ditulis di blog
pasti sukses lah klo dah lancar nulis di blog gini
masuk metode optimasi stokastik pula.,jd merasa
hehe
January 23, 2009 at 8:32 am
ada Lowongan juduL TA den, punyaq ni, “”Penerapan Optimasi Particle Swarm di dlm permasalahan Pengelolaan dan Perencanaan Proyek Sistem Informasi Tata Usaha Jsi-FTIf-ITS SBY untk monitoring jalannya proyek sehingga dpt meminimalkan biaya,waktu dan resource menggunakan ERP soft open source”"